Sejarah Hari Valentine Yang Tidak Banyak Orang Tahu dan Arti Bunga Mawar Menurut Warnanya

Sejarah Hari Valentine Yang Tidak Banyak Orang Tahu dan Arti Bunga Mawar Menurut Warnanya

Selaluindah.com – Jakarta – Euphoria hari kasih sayang bahkan telah terasa sebelum harinya tiba. Semua meja supermarket didominasi dengan hiasan bunga, balon, maupun pernak-pernik berwarna hati, diskon makan malam romantis dimana-mana, bahkan harga cokelat yang jadi jauh lebih murah dari biasanya. Menurut pandanganmu, bagaimana sih cara yang pantas memaknai hari kasih sayang itu sendiri?

Masih ada sebagian besar anak muda yang menganggap hari kasih sayang adalah hari yang tepat untuk mengungkapkan perasaan, untuk memilih pasangan, untuk melakukan ritual romantis bareng pasangan dan lain sebagainya. Namun nyatanya, apa yang terjadi saat ini justru berbanding terbalik dengan apa yang terjadi dahulu kala.

1. Pada zaman Romawi kuno, 14 Februari adalah hari libur, jelas berbeda dengan hari kasih sayang masa kini

Beberapa sejarawan menelusuri asal-usul Hari Valentine di zaman Kekaisaran Romawi kuno. Pada masa itu, orang-orang memperingati tanggal 14 Februari sebagai hari libur guna menghormati Juno yang merupakan Ratu Mitologis Dewa-Dewi Romawi. Orang Romawi juga menganggap Juno sebagai Dewi Perkawinan.

2. Perayaan baru dimulai tanggal 15-nya, tidak sama dengan saat ini yang hanya merayakan tanggal 14 saja

Malah keesokan harinya, 15 Februari, diadakan sebuah perayaan bernama Festival Lupercalia yang umum disebut dengan festival kesuburan. Perayaannya sendiri sungguh beragam, ada yang mengatakan bahwa di perayaan ini semua wanita akan memasukan namanya ke dalam tempat dan akan dipilih oleh pria secara acak dan nama yang dipilih adalah jodohnya. Ada juga yang mengatakan bahwa di perayaan ini akan diadakan penguburan dua ekor kambing dan seekor anjing.

Gampangnya, Lupercalia sendiri adalah momen untuk menyucikan kota dari roh jahat, melepaskan kesehatan dan mencegah kemandulan. Asal kata Lupercalia sendiri bukan dari bahasa Latin sehingga ini membuktikan bahwa festival ini lebih tua dari kekairasan Romawi sendiri.

Saat ini, tanggal 15 Februari justru sudah tidak ada lagi perayaan jenis apapun. Hanya tanggal 14-nya saja dirayakan sebagai hari kasih sayang yang diperingati dengan membagi kasih sayang dengan orang-orang terkasih.

Perkembangan zaman memang membawa begitu banyak perubahan. Apalagi ini bukan cuma tentang peringatan sebuah hari, tapi juga tradisi dan adat yang pastinya semua belahan bumi memiliki pandangannya masing-masing.

3. Kebingungan yang timbul karena sosok bernama Valentine. Saat ini sejarahnya sudah tak banyak lagi dibicarakan

Sudah banyak perdebatan yang sebenarnya masih samar dan belum tahu mana yang benar tentang sosok yang namanya diperingati sebagai hari kasih sayang seluruh dunia ini. Legenda tersebut bermula dari tiga sosok bernama Valentine yang ketiganya meninggal dengan cara yang tidak lazim; Dipenggal, disiksa dan dieksekusi mati.

Mungkin yang tidak asing dari orang awam adalah cerita seorang pastor bernama Santo Valentino yang menikahkan pasangan muda yang saling mencintai secara diam-diam dan kemudian mati dengan cara dipenggal.

Namun ada pula kedua sosok lain bernama Valentine yang juga mati tanggal 14 Februari dengan cara yang mengenaskan.

Saat ini, hal tersebut sudah tidak banyak lagi dibicarakan. Rata-rata orang hanya merayakan esensinya saja. Bahwa sebelum mereka mati, mereka telah menciptakan cinta itu sendiri di kehidupan orang di sekitarnya.

4. Perubahan pandangan orang tentang esensi hari kasih sayang itu sendiri

Kalau dulu, pada zaman Romawi kuno, merayakan hari kasih sayang adalah guna membersihkan kota dari segala macam kesialan dan kutukan. Perayaannya juga disadari dengan pengingatkan kematian St. Valentine yang meninggal dengan tragis.

Namun saat ini sudah tidak seperti itu. Perkembangan zaman, budaya, agama dan tradisi menciptakan esensi yang berbeda di tiap belahan bumi. Kalau di Indonesia sendiri, hari kasih sayang adalah hari dimana kita bisa berbagi kasih dengan orang tercinta dengan memberikan hadiah. Tidak ada pengingat akan sejarah tertentu maupun ritual pembersihan kota.

5. Tradisi, perayaan dan kebiasaan yang dimiliki berbagai negara berbeda satu dengan yang lainnya

– Di Inggris, malam hari Valentine digunakan semua wanita Inggris untuk meletakkan empat daun di ujung bantal karena konon katanya wanita tersebut akan memimpikan jodohnya di masa depan.

– Di Filipina, yang menjadikan hari ini sebagai momen pernikahan massal. Sudah jadi tradisi bahwa pada hari ini akan ada ribuan pasangan yang menikah secara massal.

– Ada juga penetapan hari kasih sayang sebagai hari cokelat di Ghana. Yang artinya penduduk bisa mengadakan pameran makanan berbahan dasar cokelat pada hari itu.

– Kalau di Ghana adalah hari cokelat, maka di Estonia adalah hari persahabatan. Setiap orang akan memberikan hadiah, kartu maupun cokelat pada seseorang yang dianggap sahabatnya.

Arti Warna Bunga Mawar Untuk Perayaan Valentine

1. Mawar merah

Jenis mawar ini sangat sering kita jumpai di banyak tempat.

Tidak ada cara yang lebih romantis untuk mengungkapkan perasaan cintamu selain menggunakan mawar merah.

Di balik warna merahnya yang berani, arti warna bunga mawar ini adalah sebagai bentuk kasih sayang dan rasa cinta yang mendalam, kuat dan bergelora.

Karena makna tersebut, banyak yang memberikan bunga ini bukan hanya saat hari valentine saja.

2. Mawar Putih

Mawar putih merupakan lambang dari cinta sejati dan keharmonisan hati.

Warna putih yang melambangkan kesucian dan bunga mawar yang membawa aroma romantisme.

Mawar warna putih biasa digunakan saat acara pernikahan untuk melambangkan kesucian sebuah pernikahan dan tanda tulus dari kedua mempelai.

Selain saat pernikahan, mawar putih bisa juga diberikan kepada istri sebagai tanda cinta yang tak pernah pudar oleh usia.

3. Mawar merah muda

Warna ini mewakili bentuk feminitas dan kelembutan.

Warna merah muda juga melambangkan kekaguman, apresiasi, dan kebahagiaan.

Mawar merah muda bisa diberikan ke orang terdekat sebagi bentuk rasa terima kasih.

Bunga warna ini juga bisa diberikan kepada orang terdekat yang sedang sakit dengan harapan bunga warna merah muda membawa keceriaan supaya lekas sembuh.

4. Mawar jingga

Campuran warna kuning dan merah membuat mawar ini dianggap sebagai jembatan persahabatan dan cinta kasih.

Warna merah yang mewakili cinta dan warna kuning yang mewakili persahabatan.

Mawar ini cocok diberikan saat sedang pendekatan (PDKT) karena warna jingga juga dapat mewakilkan rasa ingin mengenal lebih dekat.

5. Mawar kuning

Mawar kuning merupakan tanda persahabatan yang universal.

Kuning dianggap sebagai warna riang dan ceria yang menggambarkan persahabatan itu sendiri

Mawar dengan warna ini bisa dijadikan hadiah yang sempurna untuk teman atau sahabat sebagai tanda terima kasih atas persahabtan yang telah dijalani.

Terlepas dari banyaknya legenda, sejarah, perayaan, tradisi yang ada tentang hari kasih sayang ini, kita tentu tidak bisa menebak mana yang paling bisa dianggap benar. Mau bagaimanapun, setiap orang pasti punya pandangan sendiri yang nantinya diaplikasikan ke dalam eksekusi yang berbeda-beda juga. Semua itu adalah ekspresi pengungkapan rasa syukur terhadap orang-orang yang dikasihi.

Kalau kamu sendiri, bagaimana pandanganmu tentang hari kasih sayang itu sendiri? Apa sih yang kamu lakukan menjelang hari ini? Ada perayaan khusus kah, atau tidak ada sama sekali? Karena hari kasih sayang adalah harinya berbagi, maka tidak ada salahnya kamu membagikan pengalamanmu di kolom komentar di bawah ini, kan?

Selamat hari kasih sayang!

Facebook Comments