Sadis! Suami Siram Kemaluan Istri Dengan Zat Asam Gara-Gara Tolak Berhubungan Intim

Sadis! Suami Siram Kemaluan Istri Dengan Zat Asam Gara-Gara Tolak Berhubungan Intim

Selaluindah.com – Jakarta – Seorang wanita asal India mengalami nasib apes gegara ulah suaminya sendiri.

Ia menderita luka parah di alat kelaminnya usai sang suami menyiramnya dengan zat asam.

Mengutip Asiantown.Net via grid.id, Senin (18/3) peristiwa mengerikan ini terjadi di rumah keduanya di desa Behrin, distrik Kannuaj negara bagian Uttar Pradesh, India utara.

Awalnya sang suami bernama Ved Pal mengajak istrinya untuk berhubungan intim.Namun sang istri menolak ajakan suaminya itu.

Tidak dikatakan apa alasan sang istri menolak ajakan Ved Pal untuk bersenggama.

Ved Pal amat marah mendapati istrinya tidak mau diajak berhubungan intim dengannya.

Pasangan yang sudah menikah selama 7 tahun dan dikaruniai dua orang anak ini memang memiliki hubungan rumah tangga yang kurang harmonis.

Bahkan mertua Ved Pal, Kedar Singh mengaku jika putrinya kerap dipukuli oleh menantunya itu.

Kemarahan Ved Pal membuatnya buta hati, ia lantas mengambil zat asam dan menyiramkannya ke alat kelamin istrinya sendiri.

Sontak saja wanita itu berteriak kesakitan karena ulah kejam Ved Pal.

Tetangga yang mendengar teriakan itu langsung menuju ke rumah Ved Pal dan mendapati sang istri dalam keadaan memprihatinkan : alat kelamin dan pahanya melepuh gegara disiram zat asam.

Tetangga kemudian membawa istri Ved Pal ke rumah sakit distrik Kannuaj.

Kedar Singh yang mengetahui anaknya sekarat hampir tewas langsung menuju ke rumah sakit.

“Kondisinya sangat kritis,” kata juru bicara rumah sakit tempat wanita itu dirawat karena luka bakar serius pada alat kelamin dan pahanya.

Singh telah melaporkan ulah Ved Pal ke kantor polisi dan pihak berwajib telah melakukan penyelidikan.

Polisi mengatakan mereka telah memastikan bahwa ada insiden penyerangan Ved Pal kepada istrinya.

Juru bicara kepolisian Harish Chandra mengatakan: “Kasus tersebut telah didaftarkan dan polisi berusaha untuk menangkap orang-orang yang disebut dalam FIR (First Information Report).

“Kami mencoba untuk memastikan bahan kimia jenis apa yang digunakan dalam kejahatan tersebut.”

Hingga kini belum jelas apakah tersangka telah ditangkap atau belum oleh polisi.

Facebook Comments