Kesal Ayamnya Tidak Bertelur Selama 5 Tahun, Wanita Ini Sembeli Ayam Tersebut dan Temukan Harta Karun Senilai Rp 4 Miliar

Kesal Ayamnya Tidak Bertelur Selama 5 Tahun, Wanita Ini Sembeli Ayam Tersebut dan Temukan Harta Karun Senilai Rp 4 Miliar

Selaluindah.com – Jakarta – Memelihara ayam sudah jamak bagi masyarakat Indonesia.

Tujuannya tentu untuk dijual atau dimanfaatkan telurnya.

Meski demikian memelihara ayam juga harus memperhatikan kesehatan dari unggas itu sendiri.

Mengutip dari Bastille Post via Intisari, Sabtu (6/4/2019) seorang wanita bernama Du Xiaoxia dari Sichuan, China, memelihara seekor ayam betina.

Sudah lima tahun Xiao memelihara ayam betinanya tersebut.

Setiap hari ia memberi makan dedak dan dijaga kesehatan ayam betinanya sehingga unggas itu nampak segar dan gemuk.

Namun selama lima tahun pula ia tak mendapati ayamnya bertelur.

Padahal Xiao berniat memelihara ayam agar telurnya bisa ia gunakan untuk keperluan sehari-hari.

Jengkel karena ayamnya mandul, Xiao lantas menyembelihnya untuk dijadikan lauk pauk keluarganya.

Saat membersihkan jeroan ayam, Xiao mendapati sebuah benda bulat di dalam perut ayamnya.

Nah, ini dia telur yang selama 5 tahun ditunggu, pikir Xiao.

Namun, Xiao merasa ada yang janggal dari telur ayamnya itu lantaran bentuknya bulat tak lonjong dengan diamater 18cm dan berat 115 gram.

Xiao berpikir apakah benar ini telur ayam dan ia mencarinya di internet.

Namun betapa kagetnya Xiao setelah mendapati bahwa ia menemukan sebuah harta karun di perut ayamnya usai mencari tahu di internet.

Ternyata itu bukan telur melainkan batu empedu unggas yang amat langka.

Batu empedu unggas amat penting dan langka yang digunakan sebagai bahan obat mujarab herbal China.

Memang rejeki nomplok bagi Xiao, karena harga batu empedu unggasnya mencapai 2 juta Yuan atau sekitar Rp4 miliar.

Tentu batu empedu unggas ini tak bisa ditemui di sembarang ayam karena kemungkinannya satu berbanding puluhan ribu ekor ayam.

Facebook Comments

selaluindah.com

batu empedu ayam , harga batu empedu ayam