Kenalan dari TikTok Hingga Mayatnya Dibonceng dari Yogyakarta ke Magelang. Begini Fakta Kasus Penemuan Mayat Wanita di Saluran Irigasi

Kenalan dari TikTok Hingga Mayatnya Dibonceng dari Yogyakarta ke Magelang. Begini Fakta Kasus Penemuan Mayat Wanita di Saluran Irigasi

Selaluindah.com – Magelang – Kasus penemuan mayat wanita di saluran irigasi di Dusun Batu, RT02/RW03, Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, pada Sabtu (23/2/2019) yang sempat gegerkan warga sekitar akhirnya berhasil dikuak polisi.

Mayat wanita yang ditemukan tanpa identitas tersebut ternyata korban pembunuhan.

Dirangkum dari Kompas.com, berikut 5 fakta kasus penemuan mayat wanita di saluran Irigasi

1. Korban Seorang Mahasiswi

Mayat wanita di saluran irigasi tersebut teridentifikasi sebagi Anisa (23), warga Dusun 1, Desa Dharma Sakti, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Anisa bertastus sebagai mahasiswi dan tengah menempuh pendidikan di UPN Veteran Yogyakarta.

2. Dibunuh Pacar

Dari hasil penyelidikan polisi, Anisa tewas dibunuh oleh Sandra Saputra (28), yang tak lain merupakan kekasihnya.

Sandra yang merupakan seorang pengemudi ojek online membunuh Anisa di kamar kosnya di Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Kamis (21/2) sore lalu.

Sama-sama berasal dari Sumatera Selatan, pelaku berasal dari Kampung Dua Mulai Guna, Kelurahan Mulia Guna, Kecamatan Teluk Gelang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Pelaku ini membunuh korban dengan cara mencekik hingga korban kehabisan napas dan meninggal. Korban dibunuh di kamar kos pelaku sekitar pukul 17.30 WIB. ujar Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

3. Sempat Jalan-jalan

Pada Kamis (21/2/2019) tersangka dan korban sempat jalan-jalan ke tempat wisata di Bantul.

Setelah pulang, ada percakapan yang membuat tersangka cemburu hingga kemudian kalap dan membunuh kekasihnya tersebut.

“Sebelumnya, pelaku dan korban ini berjalan-jalan di Hutan Pinus di Bantul, kemudian pulang ke kos pelaku, di sana lah, korban dihabisi nyawanya,” ujar AKBP Yudi.

4. Mayat Korban Dibonceng dari Yogyakarta ke Magelang

Sandra mengaku membunuh Anisa dengan cara mencekiknya selama 3 menit hingga tewas.

Setelah membunuh, Sandra membuang mayat Anisa sehari setelah membunuhnya yakni pada Jumat (22/2/2019).

Mayat Anisa dibungkus selimut dan kemudian dibawa Sandra menggunakan sepeda motor menuju Kabupaten Magelang.

Oleh tersangka, mayat Anisa diletakkan di jok depan sepeda motornya.

Sandra membuang mayat kekasihnya tersebut untuk keperluan menghilangkan jejak.

“Saya bawa dari Yogya ke sini (Magelang). Seketika itu, saya bawa ke Magelang karena lokasinya sepi. Korban saya letakkan di depan, saya masukkan selimut,” tuturnya seraya menyebutkan dibawa dari kos-kosan pukul 03.00 WIB.

5. Motif Pembunuhan

Dari pengakuan terangka terungkapkan bahwa motif pembunuhan adalah cemburu dan juga ingin menguasai harta korban.

“Saya kenal di tik tok, waktu 2 tahun lalu. Saya kecewa karena merasa dibohongi, bilang kalau jomblo, ternyata dia (korban) punya pacar,” ujarnya.

Tersangka telah menjual laptop korban seharga Rp 1,7 juta.

Tersangka pun ditahan dan dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Facebook Comments

selaluindah.com

berita viral di secang magelang terkini