Gara-Gara Video Porno, Calon Pengantin Batalkan Pernikahan

Gara-Gara Video Porno, Calon Pengantin Batalkan Pernikahan

Selaluindah.com – Jakarta – Ada banyak alasan calon pengantin membatalkan pernikahan yang direncanakan jauh-jauh hari. Calon mempelai wanita ini pilih batal menikah karena pergoki calon suaminya nonton video porno.

Claire Dalton demikian nama calon mempelai wanita yang membatalkan pernikahannya. Keputusan besar itu dibuatnya hanya seminggu menjelang hari bahagianya itu digelar.

Melalui situs Love What Matters, Claire menceritakan keputusan pahitnya tersebut. Dia mengisahkan, seminggu sebelum pernikahan diadakan, dia melihat-lihat ponsel calon suaminya. Dan ternyata dia menemukan ada banyak halaman browser yang berisi konten pornografi.

Dia pun menyadari bahwa calon suaminya itu menonton video porno beberapa jam sebelumnya. Penemuannya tersebut benar-benar mengejutkannya.

“Aku merasa seperti sudah diselingkuhi. Ini semua mengubah seluruh hubunganku dengannya, termasuk memori bahagia yang pernah kami buat sebelumnya. Ini membuatku merasa tidak berharga dan dicintai,” tulisnya.

Foto : Claire Delton

Yang membuat Claire semakin merasa sakit adalah kenyataan bahwa calon suaminya kerap menonton video porno selama bertahun-tahun mereka menjalin hubungan. Dan hal itu sama sekali tidak diketahuinya.

“Seseorang yang sangat aku sayangi dan cintai ternyata berbohong dengan hebatnya selama hubungan kami berlangsung, bahkan bisa jadi lebih lama. Seketika aku merasa seperti berhubungan dengan orang asing yang tidak aku kenal, bukan orang yang selama ini aku benar-benar paham sifatnya,” tulisnya lagi.

Claire mengungkapkan dia sulit mempercayai lagi calon suaminya. Dalam sebuah hubungan yang diinginkannya adalah sebuah kejujuran. Dan ketika dia mengira selama ini pasangannya jujur, ternyata dia malah dibohongi.

Wanita 21 tahun itu pun merasa perasaannya pada calon suaminya tidak sama lagi. Oleh karena itulah dia memutuskan untuk membatalkan pernikahannya.

Claire mengaku tujuannya mengungkap kisahnya yang sebenarnya sudah terjadi setahun lalu adalah karena dia ingin para wanita yang senasib dengannya tidak merasa sendirian. “Kalian bukan orang pertama yang melalui ini. Dan tidak apa-apa jika merasa sakit untuk waktu lama. Memang butuh waktu lama untuk bersedih. Tapi masih ada harapan untuk bangkit,” pungkasnya.

Facebook Comments