Viral Pria Beristri Dua Nikahi Gadis 11 Tahun

Viral Pria Beristri Dua Nikahi Gadis 11 Tahun

Selaluindah.com Curhatan hati seorang istri yang dimadu suaminya viral di media sosial. EZ baru-baru ini menggunggah status jika suaminya yang berusia 41 tahun telah menikah lagi dengan gadis 11 tahun.

Dilansir dari Harian Metro, Sabtu (30/6/2018), wanita itu mengucapkan selamat sekaligus menyindir suaminya yang sudah menikah lagi sementara dia dan empat anaknya diabaikan.

Pria itu sebenarnya sudah memiliki dua istri, termasuk EZ, dan memiliki enam anak. Istri pertama dan kedua beserta anak-anak itu tinggal di Gua Musang, Malaysia. Sementara gadis 11 tahun yang baru dinikahi pria itu merupakan teman anaknya.

EZ merupakan istri kedua. Dia sengaja menulis status tentang pernikahan baru suaminya usai berbincang dengan istri pertama.

Dia juga telah melaporkan pernikahan suaminya ke Pengadilan, ustaz, dan Departemen Kesejahteraan Sosial (JKM) dan menyerahkan masalah ini kepada pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pengakuan Si Gadis 11 Tahun

Sementara itu, Melansir The Star Online pada Minggu (1/7/2018), si gadis itu mengaku tak keberatan jadi istri ketiga. Dia mengatakan, telah jatuh cinta pada pria yang disebutnya Abe (abang, red). Pernikahan mereka dilangsungkan di Thailand Selatan.

“Anak-anaknya adalah teman saya. Kami tinggal di belakang rumahnya selama bertahun-tahun,” katanya.

Gadis itu mengatakan, sudah menyukai pria tersebut sejak kecil karena kebaikan pada keluarganya.

“Jadi ketika dia melamar, saya setuju. Saya telah mencintainya sejak berusia 9 tahun,” kata gadis yang orang tuanya merupakan warga Thailand tersebut.

Ayah gadis tersebut yang disebut Mat pun setuju dengan pernikahan putrinya. Namun, dia baru mengizinkan keduanya tinggal bersama, ketika putrinya sudah berusia 16 tahun.

Hal serupa diungkapkan oleh mempelai pria yang berusia 41 tahun itu.

Dia mengatakan menikahi gadis tersebut karena keduanya saling mencintai.

Pria itu mengungkapkan pertama kali bertemu gadis tersebut ketika gadis itu menemani ibunya yang bekerja di restoran istri pertamanya.

Dia pun tak merasa bersalah telah menikahi gadis itu karena sudah mendapatkan izin dari orang tunya gadis tersebut dan istri pertamanya.

“istri pertama saya tahu dan dia setuju. Istri kedua saya tidak memberikan persetujuan, jadi saya menikah diam-diam,” katanya.

Menurutnya, sebagai suami, dia telah mencukupi semua kebutuhan istrinya, termasuk rumah dan mobil.

Di sisi lain, Kepala Pengadilan Kelantan Syariah Datuk Daud Muhammad mengatakan, Pengadilan Syariah dan persetujuan orangtua diperlukan dalam pernikahan yang melibatkan anak di bawah umur.

“Bahkan jika pernikahan itu berlangsung di negara lain, pengantin harus meminta persetujuan dari Pengadilan Syariah,” terangnya.

Menurutnya, ini adalah pelanggaran menikahi anak di bawah umur tanpa persetujuan pengadilan sehingga mereka akan didenda 1.000 RM atau sekitar Rp3,5 juta.

Direktur Departemen Agama Islam Kelantan, Datuk Che Mohd Rahim Jusoh mengatakan, mereka telah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Facebook Comments