Viral Pesawat Sriwijaya Air Gagal Terbang Karena Bawa “3 Ton Durian”. Begini Kronologinya

Viral Pesawat Sriwijaya Air Gagal Terbang Karena Bawa "3 Ton Durian". Begini Kronologinya

Selaluindah.com – Jakarta – Penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 Bengkulu-Jakarta tertunda gara-gara penumpang memprotes bau durian yang menyengat.

Seorang pengguna Facebook Amir Zidane membagikan cerita perjalanannya dari Bengkulu menuju Jakarta yang sempat terganggu karena buah duren. Postingan Amir yang juga merupakan tim dari band Steven & Coconuttreez ini lantas menjadi viral.

Postingan bertanggal 5 November ini menjelaskan dengan rinci kejadian yang dialami Amir dan penumpang pesawat Sriwijaya SJ 091. Saat baru memasuki kabin pesawat, Amir dan teman-temannya langsung disambut bau menyengat dari buah duren.

Tak hanya itu, bau duren semakin tercium saat pesawat mulai bersiap take off. Apalagi diperparah dengan AC yang mati dan dan suhu kabin menjadi panas.

Amir memilih buka suara dan mengadukan ketidaknyamaannya pada pramugari yang bertugas. “Saya panggil pramugari, saya complain. Udah bau duren plus panas,” tulis Amir.

Bukan langsung mendapat solusi, Amir justru malah disodori sebuah kertas untuk menuliskan keluhan. Tak lama setelah Amir melemparkan komplain, pramugari lalu terlihat berbincang dengan petugas dan mengatakan pada penumpang kalau pesawat akan tetap terbang. Petugas juga meyakinkan penumpang kalau saat sudah terbang maka bau duren akan hilang.

Mendapat penjelasan ini Amir malah makin geram. Apalagi saat mendengar dari petugas kalau duren yang diangkut jumlahnya sekitar 3 ton.

Karena tak mau menanggung resiko, Amir dan teman-temannya memaksa untuk turun dari pesawat. Aksinya lantas diikuti penumpang lain.

Setelah terjadi keributan ini akhirnya petugas memutuskan untuk menurunkan duren ini. “Saya tetap ngotot untuk gak mau terbang kecuali duren-duren yg tiga ton itu diturunkan,” lanjut Amir yang juga mempostingnya lewat instagram.

Pesawat yang dijadwalkan terbang pada pukul 10.50 akhirnya molor hingga pukul 12.05 dan landing pukul 13.00 di Jakarta.

Postingan ini lantas menarik banyak perhatian warga internet. Banyak yang memberikan komentar jika yang dilakukan Amir dan teman-temannya adalah langkah yang tepat.

Apalagi mengingat jika duren mengandung gas yang bisa membahayakan ketika menguap di udara, apalagi dalam jumlah yang sangat banyak. “Jadi memang benar ya berita dulu, ada kecelakaan pesawat karena kebanyakan bawa duren,” kata netizen.

Sriwijaya Air lalu memberi penjelasan.

Informasi soal bau durian di pesawat itu jadi viral lewat unggahan Amir Zidane di Facebook. Amir menyebut aroma durian yang menyengat membuat penumpang memprotes awak kabin hingga akhirnya penumpang turun dari pesawat.

Dia menyebut sempat ada perdebatan antara penumpang dan petugas hingga akhirnya durian diturunkan dari pesawat. Setelah itu, barulah pesawat diterbangkan.

Amir juga mengunggah video saat penumpang ada di luar pesawat dan menunggu durian itu dikeluarkan. Dia kemudian menunjukkan bagasi yang akhirnya kosong dari durian.

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Retri Maya menyebut pengangkutan durian ke bagasi pesawat itu tidak menyalahi aturan. Dia menyebut pengemasannya juga sudah sesuai dengan SOP.

“Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam kargo sesuai dengan SOP,” kata Retri Maya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/11/2018).

Setelah diturunkan, durian yang diprotes itu akhirnya dibawa menggunakan maskapai lain. Dalam unggahannya, Amir menyebut petugas sempat mengatakan durian yang dibawa seberat 3 ton. Maya membantahnya.

“Perlu diketahui bahwa kurang-lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan kargo di mana di dalamnya ada durian tersebut,” ungkapnya.

Maya memastikan faktor keselamatan penerbangan tetap diperhatikan. “Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan kru,” tutup Maya.

Facebook Comments