Viral di Facebook, Guru Tampar Murid di Purwokerto

Viral di Facebook, Guru Tampar Murid di Purwokerto

Selaluindah.com – Purwokerto – Sebuah video kekerasan yang dilakukan oleh seorang guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Purwokerto, tengah menjadi viral di media sosial seperti Facebook, Whatsapp maupun Instagram pada Kamis (19/4/2018). Dalam video berdurasi sekitar 21 detik itu menampilkan seorang guru yang tengah menampar salah satu muridnya di depan kelas.

Seperti video yang diunggah oleh Hezta Timor-er Banyumas sekitar 6 jam yang lalu dalam Facebook nya dengan cepat langsung dikomentari oleh sekitar 1.500 komentar dan 16 Ribu kali dibagi. Dalam video yang dia dapat dari temannya itu diduga merupakan seorang oknum guru SMK Kesatrian Purwokerto.

Video ini pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, salah satunya akun Purwanto Andree yang berkomentar “Guru yg sehrs nya jd panutan kok mlh tabiat nya bejat pak Dep diknas tolong pecat itu guru sprt itu tak bermoral”, kemudian komentar juga datang dari akun Christof “Udeh bukan jamannya main nampol2 siswa didiknya.
Miris…”.

Sementara menurut Wakil Kesiswaan SMK Kesatrian Purwokerto, Inayah Rahmawati saat di konfirmasi wartawan membenarkan jika video tersebut terjadi di sekolahnya.

Menurut dia, peristiwa yang terjadi ini cukup mengagetkan dirinya, karena guru tersebut dikenal santun. “Ini benar-benar di luar dugaan, sebuah pembelajaran bagi kami,” kata Inayah kepada wartawan, Kamis (19/4/2018).

Ia mengatakan jika peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 saat mata pelajaran Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Saat itu siswa yang ditampar di dalam video berinisial L belum masuk ke dalam kelas. Padahal, guru TKJ yang berinisial LK sudah masuk ke dalam kelas.

Beberapa waktu kemudian, L masuk ke dalam kelas sementara guru LK yang mendapati siswanya terlambat segera memberikan hukuman dengan menamparnya di depan kelas.

“Awalnya sudah masuk pelajaran tapi L masih di kantin jadi telat,” lanjut Inayah.

Dia mengatakan, jika kemarahan guru ini lantaran akumulasi terhadap kelakuan L yang sudah terjadi sejak setahun lalu.

“Siswa yang saat ini duduk di kelas 11 ini sudah sering melakukan kesalahan seperti tidak mengerjakan tugas, sering bolos, dan tadi puncak kemarahan guru tersebut,” ucapnya.

Meskipun demikian, pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh guru LK. Pihaknya juga sudah menyelesaikan permasalahan tersebut melalui mediasi.

“Kami sudah menyelesaikan permasalahan ini semua melalui mediasi tadi pagi. Guru sudah diberi pembinaan, lalu siswa juga akan kami periksakan ke dokter. Makannya saya kaget ternyata sudah menyebar di medsos,” ujarnya.

Sementara menurut perekam video DF yang merupakan teman sekelas L mengatakan, jika saat peristiwa dirinya memang diperintahkan guru LK untuk merekam hukuman yang dilakukannya. Rencananya video tersebut hanya untuk pembelajaran intern dan diunggah di grup kelas.

“Awalnya diperintah guru untuk merekamnya lalu dishare ke grup kelas. Tapi siapa yang menyebarkannya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Facebook Comments