Tim Sukses Penembakan Di SPBU Daan Mogot Berjumlah 11 Orang, 7 Tertangkap Dan 4 Masih Buron

Selaluindah.com – Komplotan perampok di Daan Mogot, Jakarta Barat yang dipimpin oleh tersangka Safril membentuk beberapa tim saat menjalankan aksinya. Setiap tim memiliki tugas dan peran masing-masing.

“Mereka ada tim-tim sendiri dalam melaksanakan kejahatannya. Kaptennya SFL, dia terpaksa dilakukan penindakan tegas karena melawan petugas dengan merebut senjata api saat diminta menunjukkan pistol di Banyuwangi,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/06/2017).

Tim-tim tersebut yakni tim ‘pilot’. Tim ini adalah pelaku eksekutor yang melakukan penembakan dan merampas tas korban berisi uang Rp 300 juta.

“Ini sudah ditangkap juga (Safril),” imbuhnya.

Kemudian ada tim ‘gambar’. Tugas dan peran para tim gambar adalah mencari target dan memantau situasi di dalam bank. Tim ini akan memberikan informasi ke tim ‘cucuk’.

“Tim cucuk untuk menggembosi ban dengan paku ditancapkan di sendal jepit,” lanjutnya.

Selain itu ada juga tim ‘penghambat’. Tim ini bertugas untuk menghambat warga, apabila ekskutor dikejar oleh warga atau aparat yang mengetahui kejahatan tersebut.

“Tim penghambat, (bertugas) kalau pelaku dikejar dengan kendaraan, dia menghambat dengan menggunakan mobil,” sambungnya.

Kapolda mengatakan, total pelaku dalam komplotan ini berjumlah 11 orang. Tujuh pelaku telah ditangkap, sementara 4 lainnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Facebook Comments