Tarik Pelanggan Dengan Foto dan Video Perempuan Setengah Telanjang, Pemilik Kafe Ditangkap Polisi

Tarik Pelanggan Dengan Foto dan Video Perempuan Setengah Telanjang, Pemilik Kafe Ditangkap Polisi

Selaluindah.com – Bangkok – Pemilik kafe ‘Nina Coffee Shop’ di Sattahip, Thailand harus menghadapi hukum karena dianggap melanggar undang-undang pornografi Thailand.

Prasong Sukkorn, pemilik kafe tersebut telah menyebarkan foto dan video seorang barista perempuan yang hanya mengenangkan celemek dan pakaian dalam untuk mempromosikan kedai kopinya.

Sukkorn mengaku ditawarkan oleh 2 model yang hendak melakukan pemotretan di kafenya dengan bayaran kopi gratis.

Sukkorn dan kedua model tersebut, Arisa Suwannawong dan Minggomut “Ming” Kongsawas kemudian diamankan oleh polisi setempat.

Sukkorn mengaku bahwa iklan tersebut dimaksudkan untuk menjadi seksi bukan bermaksud “cabul atau menodai masyarakat”.

Arisa Suwannawong

Namun kata-kata dalam video promosi Arisa sedikit berbeda dengan pengakuan Sukkorn.

“Saya berada di Nina Coffee Shop. Kopinya sangat nikmat. Kuenya juga sangat enak. Mereka menggunakan susu yang banyak” kata Arisa dalam video.

Model tersebut mengaku bahwa mereka melakukan pemotretan secara gratis untuk membantu Sukkorn mempromosikan kafenya.

“Saya berbicara dengan pemiliknya, dan dia mengatakan bahwa tidak ada yang datang ke kedai kopinya karena letaknya jauh dari kota, jadi saya menawarkan untuk membantu mempromosikan kafenya dari video dan dia bisa membagikannya”.

Ternyata cara tersebut sangat efektif. Hanya dalam waktu 5 jam setelah dipasang di Facebook, video tersebut memperoleh lebih dari 3.500 komentar dan dibagikan oleh 8.800 orang.

Namun Sukkorn memutuskan untuk menghapus postingan tersebut setelah menerima komentar pedas dari seorang pengguna Facebook yang bernama Benyapa Rungkitsataporn.

“Haruskan anda berbuat sedemikiannya untuk mempromosikan kafe anda? Sebenarnya anda membuka kedai kopi atau rumah bordil?” Komentar Benyapa Rungkitsataporn pada postingan Sukkorn.

Atas kasus yang menimpanya, Sukkorn akan dikenakan hukuman penjara maksimal 5 tahun atau denda 100.000 Baht (sekitar 40 juta) karena mengunggah foto dan video ke media sosial.

Facebook Comments