Sang Ratu Ganja, Schapelle Corby Dipulangkan Ke Negara Asalnya

Selaluindah.com – Mantan terpidana narkotika asal Australia, Schapelle Corby, meninggalkan Bali dan kembali ke negara asalnya, Australia, pada Sabtu (27/05) malam. Corby dideportasi ke negara asalnya karena telah selesai menjalani masa hukuman pidana.

Sekitar pukul 18.30 WITA, Corby sudah berada di Bandar udara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, demikian sejumlah laporan menyebutkan.

Ida Bagus K Adnyana, kepala kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM mengatakan Corby akan menumpangi maskapai Virgin Air menuju Kota Brisbane, Australia, pukul 22.00 WITA.

Masa bimbingan terhadap Corby, ungkapnya, sudah berakhir dan yang bersangkutan dianggap telah menaati ketentuan-ketentuan yang ditetapkan.
Sebelum menuju bandara, Corby telah menyelesaikan administrasi di Balai Pemasyarakatan, Denpasar pada Sabtu sore.

pembebasan-Corby-si-Ratu-Ganja-400x241

Bebas bersyarat sejak tahun 2014

Pada awal tahun 2014 lalu, Corby mendapatkan pembebasan bersyarat setelah sembilan tahun menjalani hukuman. Tetapi dia harus menetap di Bali hingga seluruh proses hukumnya usai dan berakhir pada tahun ini.

Corby divonis 20 tahun penjara pada tahun 2005 karena berusaha menyelundupkan mariyuana ke Bali. Dia dinyatakan bersalah menyelundupkan ganja seberat 4,1kg yang ditemukan di tasnya ketika tiba di bandara Ngurah Rai, Denpasar pada tahun 2004.

Corby berulang kali mengatakan dirinya tidak bersalah dan meminta permohonan pengampunan kepada Presiden (saat itu) Susilo Bambang Yudhoyono dengan alasan kemanusiaan.

Pada tahun 2005, pada upaya hukum banding, Pengadilan Tinggi Denpasar mengurangi hukuman Corby menjadi 15 tahun penjara, tetapi dalam putusan kasasi, Mahkamah Agung menguatkan hukumannya menjadi 20 tahun penjara.

Facebook Comments