Pria di Riau Ditangkap Polisi Karena Ajarkan Aliran Sesat Kencingi Alquran

Pria di Riau Ditangkap Polisi Karena Ajarkan Aliran Sesat Kencingi Alquran

Selaluindah.com – Pekanbaru – Kepolisian Resor Indragiri Hilir (Inhil) menangkap seorang pria berinisial Ra (41) alias Suhu alias Guru atas kasus dugaan penodaan agama.

Ra ditangkap oleh polisi di kontrakannya di Jl. Tunas Harapan RT. 010 RW. 001 Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil, Pekanbaru, Riau, Senin (27/8/2018).

Ra mengajarkan aliran sesatnya di Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, dan sudah berjalan selama 6 bulan terakhir.

Penangkapan Ra berawal dari laporan seorang warga bernama Said Adnan Alie (62).

Said melaporkan Ra karena telah memerintahkan para pengikutnya untuk menginjak, mengoyak dan mengencingi Kitab Suci Alquran.

“Memang betul dia itu ada ngajar-ngajar ilmu macam ilmu sesat nampaknya tu. Katanya ilmu ini dia dapat dari Nyi Roro Kidul dari pantai selatan. Istrinya juga ikut ajaran dia,” beber Said.

Menurut Said, Ra memancing amarah masyarakat karena tindakan yang ia lakukan dan ajarkan selama ini menyangkut masalah agama.

Bahkan tidak hanya mengencingi, merobek dan menginjak, menurutnya lagi, Ra juga membuang Alquran tersebut ke laut.

Tindakan tersebut dilakukan oleh Ra dan juga diajarkan ke para pengikutnya.

“Inikan lain sensitif, masalahnya dia menodai Alquran itu, terus dibuangnya ke laut lagi, kan ini luar biasa ajarannya sudah sesat itu. Barang buktinya alas Alquran itu papan itu yang patah diinjaknya. Kita dapat barang buktinya, tapi Alqurannya tidak dapat dicari mungkin sudah hanyut dibawak air,” jelas Said.

Kini Ra berada di Polres Inhil setelah sebelumnya dievakuasai dari Polsek Kateman pada Senin (27/8/2018). Ra dipindahkan karena Polsek Kateman digeruduk warga yang geram oleh ulah pelaku.

Facebook Comments