Polisi Tangkap Sutradara Pembuat Video Porno Bocah dan Perempuan Dewasa

Selaluindah.com – Bandung – Polisi berhasil menangkap Sutradara pembuat Video Porno Bocah dan Perempuan Dewasa, Muhamad Faisal Akbar (32) di kediamannya di Bandung pada hari Minggu, 07 Januari 2017.

Faisal membuat video porno tak bermoral antara bocah dan perempuan dewasa karena ada pesanan dari seseorang berinisial R yang mengaku sebagai warga negara (WN) Rusia. Faisal mengenal WN Rusia itu dari grup Facebook.

Awalnya, Faisal ikut dalam sebuah grup media sosial (medsos) Facebook. Faisal lalu mengunggah di dinding grup foto seorang anak dan perempuan dewasa.

“Lalu foto itu dia edit seolah-olah sedang melakukan seperti itu (adegan mesum),” kata Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Senin (8/1/2018).

Faisal mendapat tanggapan positif dari anggota grup lainnya atas unggahan itu. Ia kemudian dihubungi oleh R.

“Lalu dia diminta, bisa nggak bikin yang riil,” ucapnya.

Tersangka Pembuat Video Porno Bocah & Perempuan Dewasa – Muhamad Faisal Akbar

Permintaan itu langsung disanggupi Faisal. Melalui kenalannya seorang perempuan berinisial I (DPO), dia meminta bantuan untuk mencarikan perempuan yang mau ikut terlibat.

Dari I, Faisal dikenalkan dengan perempuan berinisial A alias Intan. Intan merupakan pemandu lagu (PL) di sebuah karaoke di Bandung.

“Perempuan itu (Intan) kemudian mencari pemeran anaknya. Kemudian didapat korban atas nama DN (9),” ujar Agung.

Setelah mendapat pemeran, ‘produksi’ film dimulai. Faisal menyewa kamar di sebuah hotel di kawasan Kiaracondong, Bandung. Pada Mei 2017, di hotel tak berbalkon itu Faisal mulai menggarap video tak senonoh.

Korban sempat merengek lantaran enggan direkam. Hingga akhirnya, perempuan dalam video menelepon ibu kandung korban S. Untuk meneruskan proses pembuatan, S bahkan mengajak teman dekat korban, SP (11), untuk ikut. Jadi adegan tak senonoh yang dilakukan di hotel Jalan Supratman itu dilakukan oleh dua bocah dan satu perempuan.

“Video itu kemudian dikirim pelaku ke pemesan menggunakan media sosial Telegram. Pelaku mendapat bayaran sebesar 16 juta rupiah,” tutur Agung.

Faisal tak berhenti di satu video. Ia ketagihan hingga membuat video seks bocah lainnya. Video yang dibuat pada Agustus itu dilakoni seorang bocah RD dengan satu perempuan berinisial IO alias Imel.

Faisal mengantongi uang puluhan juta rupiah dari video porno itu. “Totalnya Rp 31 juta,” kata Agung.

Facebook Comments