Polisi Grebek Pabrik Nata De Coco Bercampurkan Pupuk Urea di Majalengka

Selaluindah.com – Majalengka – Polisi berhasil mengungkap peredaran makanan nata de coco yang diduga dicampur dengan urea (ZA) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah memeriksa pabrik pembuatan nata de coco yang diduga dicampur dengan urea di Blok Sawah Leuga Desa Slagedang, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu kemarin.

Dikatakan Yusri, pabrik yang diberi nama UKM Nata Citra Mandiri itu milik Abdurahman warga Blok Trikolot RT 2 RW Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

“Pemilik ini memproduksi dan memperdagangkan bahan baku pangan jenis nata de coco yang dicampur dengan ZA, sejenis urea untuk tanaman,” ucap Yusri melalui pesan singkatnya, Minggu (01/10/2017).

Dalam pembuatanya, dikatakan Yusri setiap 100 liter air kelapa yang dipanaskan ke dalam panci dicampur dengan 500 gram gula pasir, 500 mili air cuka, dan 500 gram urea jenis ZA. Kemudian dicetak di bak plastik yang ditutup dengan kertas koran.

“Hasil itu disimpan selama satu malam, kemudian dicampur dengan cairan bibit coco, terus disimpan selama satu pekan,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, Yusri mengatakan pelaku sengaja mencapur urea jenis ZA dengan tujuan agar nata de coco bisa mengumpal dan menjadi kenyal. Selain itu, proses pembuatan dengan menggunakan urea diakuinya menjadikan proses produksi lebih cepat.

“Tujuannya agar lebih menggumpal dan kenyal dengan waktu panen hanya satu minggu. Kalau tidak menggunakan urea ZA ini panen bisa memakan waktu hingga tiga sampai empat minggu. Selain itu, ini juga dapat menghemat ongkos,” katanya.

Dari pabrik pembuatan nata de coco itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah panic stainless warna hitam, dua buah corong warna hitam dan kuning, dua gelas plastik warna putih dan kuning, dua ember plastik warna putih dan kuning, sebuah pompa sedot plastik, dua buah tatakan plastik berisi nata de coco, sebuah jerigen berisi asam asetat atau cuka, setengah karung urea jenis ZA, satu karung gula pasir, 4 botol bahan nata de coco, 50 tatakan plastik, 1 karung nata de coco siap edar dan 2 jerigen berisi air kelapa.

Facebook Comments