Perampokan di SPBU Daan Mogot Untuk Danai Terorisme

Selaluindah.com – Peristiwa perampokan maut yang menewaskan seorang pengusaha muda, Davidson Tantono (31 tahun) yang di tembak di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (09/06/2017), disinyalir sebagai perampokan yang dilakukan oleh para teroris.

Di kalangan kelompok teroris dikenal istilah FA’I yaitu mengumpulkan dana dengan berbagai cara, termasuk merampok. Terkait aksi perampokan di SPBU Daan Mogot yang menewaskan Davidson Tantono, Polisi pun sempat membuka kemungkinan aksi perampokan tersebut merupakan aksi para teroris untuk mengumpulakan dana terorisme.

Berikut sejumlah aksi perampokan yang diketahui untuk membiayai aksi Terorisme :

1. 18 Agustus 2010
12 anggota Musthofa alias Abu Tholut merampok Bank Niaga di Jalan Aksara Medan.

2. 24 Januari 2011
Teuku Rizal alias Abon alias Saifullah (27) merampok Toko Emas Subur Baru di Lhoksukon, Aceh Utara.

3. 19 Maret 2012
Kepolisian Bali menembak mati 5 DPO pelaku perampokan di sejumlah daerah di Bali.

4. 12 Mei 2013
Densus 88 menangkap 24 orang teroris anak buah Abu Roban yang merampok uang sebesar 790 juta dari BRI Batang, 630 juta BRI Grobokan dan 460 juta BRI Lampung.

5. 01 Maret 2017
Yayat Cahdiyat, pelaku teror bom panci di Bandung, pernah merampok di SPBU Kali Asin, Cikampek pada tahun 2009

6. 08 Juni 2017
H-L, guru SMP Negeri 15 Kota Serang Banten bersama 4 temannya ditangkap tim Densus 88 karena merampok Toko Emas di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Facebook Comments