Mitos Angkernya Tanjakan Emen Yang Dipercayai Masyarakat

Mitos Angkernya Tanjakan Emen Yang Dipercayai Masyarakat

Selaluindah.com – Subang –  Tanjakan Emen, Ciater, Subang, memang dikenal rawan kecelakaan. Jalannya yang menanjak dan berkelok membuatnya terkenal sebagai jalur rawan. Panjang Tanjakan Emen mencapai 3 km. Tanjakan ini memiliki kemiringan dan tikungan-tikungan tajam.

Namun, ada juga yang menghubungkan kecelakaan-kecelakaan yang terjadi di sini dengan cerita mistis. Berdasarkan laman Kotasubang, ada tiga mitos yang berkembang di masyarakat terkait Tanjakan Emen dan kecelakaan yang sering terjadi.

Pertama, terkait kecelakaan pada 1969. Saat itu ada bus bernama Bus Bunga. Bus tersebut mogok ketika berada di lokasi, sang kernet yang bernama Emen berusaha mengganjal rodanya. Namun nahas, Emen meninggal karena tertabrak bus itu.

Warga sekitar mengaku sering melihat penampakan sosok Emen di tanjakan itu.

Versi kedua terkait dengan peristiwa tabrak lari di sana. Emen adalah korbannya. Namun, mayat Emen bukannya dievakuasi, tapi malah disembunyikan dalam pepohonan di sekitar tanjakan tersebut. Arwah Emen pun dipercaya menuntut balas.

Sementara versi lainnya, Emen adalah sopir oplet Subang-Bandung. Pada 1964, oplet yang dikendarainya kecelakaan dan terbakar. Emen disebut tewas di lokasi dan semenjak itu semakin sering terjadi kecelakaan di tempat yang sama.

Pengguna jalan, biasanya melempar koin, rokok atau menyalakan klakson untuk terhindar dari bahaya.

Facebook Comments