Miliki Anak Dengan Kelainan Langka, Pasangan Muda Ini Jadi Inspirasi Para Orang Tua

Miliki Anak Dengan Kelainan Langka, Pasangan Muda Ini Jadi Inspirasi Para Orang Tua

Selaluindah.com Tak semua orang tua bisa setegar dan sesabar pasangan muda ini.

Lahir dengan kelainan langka, anak pasangan Ilona dan suami kini jadi inspirasi banyak orang.

Balita hebat itu bernama Annabella Amijaya, si kecil yang harus lahir berbeda dari anak-anak lainnya. Bella mengidap kelainan Pfeiffer Syndrom tipe 2. Penyakit ini juga dikenal sebagai low change to ‘live’.

Bella lahir dalam keadaan tidak bisa melihat dan mendengar. Tidak ada lubang di daun telinga Bella sehingga telinganya tertutup rapat. Bella juga lahir dengan konsisi langit-langit mulutnya terbelah dan berbentuk hati.

Tak hanya itu, ia juga tidak bisa menelan apapun dan harus menggunakan bantuan selang yang disambungkan ke perutnya.

Namun mukjizat ada di kehidupan Bella. Sekitar umur 1 tahun, secara menakjubkan Bella bisa melihat.

View this post on Instagram

Wahai bunda-bunda sholeha☺️ (coretan bunda Bella) ☝🏼..Foto lama Bella.. ☝🏼 Jangan bandingkan anak kita dgn anak org lain yg bisa ini bisa itu. Afwan sebelumnya dgn soal Bella, Ketika ada terucap "dia udh bisa baca, anak saya belum juga bisa", "kok dia pinter sih? Anak saya ga sepinter itu","dia udah bisa nulis, anak saya mana bisa", dsb. Buku adalah teman dan sahabat sejati Bella sejak kecil. Buku yg selalu menemani Bella saat bundanya harus tinggalkan Bella utk shalat, kekamar mandi, memasak, menyiapkan obat2 Bella, dsb. Buku adalah teman dalam "Heningnya" dunia kecil Bella. Buku yg selalu menemani Bella saat badan kecilnya tidak bs bergerak kesana kemari seperti teman2 Bella yg lain. Melalui buku Bella bs membayangkan bagaimana "dunia luar" selain rumah dan rumah sakit. Melalui buku juga Bella bs lihat makanan yg orang makan sehari2, krn Bella ga bisa makan apapun selain formula khusus dan air putih. Hanya dgn membaca Buku bs menyenangkan hati Bella dan hilangkan sejenak rasa sakit yg Bella rasakan saat harus berada dirumah sakit melewati sekian puluh prosedur/operasi. Ketika anak2 aktif bunda berlari kesana kemari, panjat sana panjat sini, main dgn teman2, Bella cm bisa duduk manis/rebah dan berteman baik dgn buku-bukunya. Begitulah dekatnya Bella dgn buku. Jika ditanyakan jujur dari hati ke hati, Bella pasti lebih ingin bisa berjalan, berlari-lari, mengobrol, main dgn teman, sambut ayah pulang kerja, daripada hanya duduk menunggu sambil "berteman" dgn buku-bukunya. Buku adalah teman dalam "Diam" nya dunia kecil Bella. Mari kita selalu bersyukur untuk setiap nikmat sehat yg Allah berikan utk anak2 kita, terima dgn ikhlas, semangati jiwa2 aktif mereka, hindari membandingkan, krn setiap anak itu unique.

A post shared by BundaO (@illonaillonalona) on

Perjuangan Bella tidak berhenti sampai di situ. Bella juga dinyatakan mengidap Sleep Apnea, penyakit yang membuat otak Bella lupa memerintahkan paru-parunya bernapas.

Untuk itu saat tidur Bella selalu memakai Ventilator. Bella juga tidak bisa berbicara hingga akhirnya dipasang sebuah alat di tenggorokannya.

Kisah perjuangan Bella inipun viral di media sosial. Banyak netizen yang kagum pada perjuangan Bella dan juga kedua orang tuanya.

Kedua orang tua Bella selalu mendukung dan mendoakan kesembuhan untuk anaknya. Bahkan meski Bella lahir dalam kondisi lain, kedua orang tua Bella tetap bersyukur dan menyayangi Bella apa adanya.

Facebook Comments