Kades Mojokerto Pamer Tidur Di Tumpukan Uang Lewat Video

Selaluindah.com – Video seorang pria diduga kepala desa (Kades) di Kabupaten Mojokerto sedang memamerkan kekayaannya menjadi viral di media sosial. Dalam video berdurasi 10 menit 12 detik itu, pria itu memperlihatkan tengah tidur di atas tumpukan lembaran kertas menyerupai uang yang memenuhi kamarnya.

Video tersebut diunggah pertama kali oleh akun facebook Condro Mowo pada Kamis (22/06/2017) malam. Di awal video, tertulis nama lengkap si kades, yakni Suhartono, Kades Sampangagung, Kecamatan Kutorejo. Lembaran kertas menyerupai uang itu terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu memenuhi lantai kamar dan tempat tidur. Sekilas lembaran kertas tersebut mirip uang asli.

Nampak seorang pria sedang tidur telentang seorang diri di atas kasur yang dipenuhi tumpukan uang. Pria ini hanya memakai celana panjang hitam. Kedua telingannya beranting dan terdapat tato pada kedua lengan serta dadanya. Pria ini diduga Kades Sampangagung sendiri, Suhartono.

Sejurus kemudian si pria terbangun. Setelah meregangkan badannya, dia menurunkan semua uang dari atas ranjang ke lantai kamar. Uang warna merah dan biru itu kemudian dikumpulkan sehingga menumpuk seperti sampah.

Setelah itu, pria ini memilah bendelan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Gepokan uang itu dia sisihkan dari tumpukan uang lainnya. Sesekali dia menghamburkan-hamburkan tumpukan uang tersebut.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Mojokerto Alfiah Ernawati mengaku belum melihat video tersebut. Dia hanya mendengar ciri-ciri si pria yang ada di dalam video. Meski begitu dia membenarkan sosok tersebut adalah Kades Sampangagung.

“Penampilan orangnya nyentrik,” ujarnya.

Erna menuturkan, selain menjabat Kades, Suhartono memang pengusaha yang cukup sukses. Hanya saja dia menyayangkan perilakunya yang terkesan pamer kekayaan.

“Dulunya dia orang tak punya, sekarang dia jadi kades dan juga pengusaha yang bermitra dengan pabrik bir (PT MBI), seharusnya tidak begitu perilakunya,” tandasnya.

Facebook Comments