Jonghyun ‘SHINee’ Tewas Bunuh Diri Di Apartemen

Selaluindah.com – Jakarta – Jonghyun ‘SHINee’ ditemukan meninggal dunia pukul 18.30 di kediamannya di Chungdam. Sang vokalis meninggal bunuh diri dengan membakar briket batubara.

Dikutip dari berbagai sumber, sang kakak menghubungi pihak kepolisian pukul 16.42 waktu setempat. Ia mendapat pesan dari Jonghyun yang menyebut adiknya akan bunuh diri.

Pihak kepolisian pun kemudian langsung mendatangi kediaman Jonghyun di Cheongdam. Saat ditemukan, member SHINee tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadar karena serangan jantung.

Di kediaman itu pula ditemukan briket batubara yang dibakar di atas penggorengan. Pihak kepolisian pun menyebut asap karbon monoksida yang dihasilkan oleh briket batubara menjadi penyebab kematiannya.

Jonghyun pun sempat dilarikan ke rumah sakit. Dalam perjalanan, pihak medis mencoba untuk memberikan pertolongan pertama dengan CPR, namun gagal.

Menurut laporan media setempat Jonghyun diduga bunuh diri karena polisi menemukan batu bara terbakar di dekatnya. Hal ini diketahui dapat membuat seseorang mengalami keracunan gas karbon monoksida (CO).

Kasus-kasus keracunan karbon monoksida memang biasanya terjadi di ruangan tertutup. Gas yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna dapat masuk ke dalam tubuh dan menghalangi fungsi darah untuk menghantarkan oksigen.

“Kalau CO itu masuk ke tubuh kita dalam jumalah besar, maka CO itu akan berikatan dengan hemoglobin (Hb). Ketika CO terhirup, oksigen nggak bisa terikat oleh Hb (hemoglobin), akibatnya dalam darah kekurangan oksigen, itu makanya kalau kita sering terkena polusi yang paling simpel itu sakit kepala, migrain,” papar Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FAPSR, dari RS Persahabatan beberapa waktu lalu.

Dalam kadar sedikit dan waktu yang singkat, keracunan gas ini masih bisa ditoleransi tetapi paparan jangka panjang bisa memicu kematian.

Gejala awalnya seperti sakit kepala, pusing, bingung, lemah, mual dan muntah, serta nyeri dada. Bila dibiarkan tubuh yang kekurangan oksigen akan mulai mengalami kegagalan hingga akhirnya seseorang meninggal dunia.

Facebook Comments