Gila! Satpam Sawit Gelut Dengan Ular Piton Raksasa di Riau

Selaluindah.com – Pekanbaru – Seorang pria bergelut dengan ular piton raksasa sepanjang 7 meter di Riau. Nyawanya selamat meski ia harus dirawat di rumah sakit.

Robert Nababan (37) adalah warga Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gangsal, Kab Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Dia kini terbaring lemas di RSUD Indah Sari, Pematang Rebah. Robert, Senin (02/10/2017), terlihat masih dirawat di ruang IRNA.

Kondisi tubuhnya masih tampak lemas. Tangan dan kakinya terlihat diinfus. Lengan dan jari kirinya mengalami luka robek serius setelah digigit ular piton. Korban sempat bergelut dengan ular sepanjang 7 meter itu dan selamat.

Kepada wartawan, Robert sempat bercerita singkat. Serangan ular piton itu terjadi pada Sabtu (30/09/2017) menjelang magrib. Waktu itu dia baru pulang kerja sebagai petugas satpam di perusahaan perkebunan sawit.

Ketika pulang kerja dengan sepeda motor, dia melintasi jalan kabupaten. Di tengah jalan, dia melihat ada dua orang yang akan melintas namun berhenti di tengah jalan.

Rupanya dua warga tadi yang berhenti tak berani melintas karena di badan jalan ada ular piton yang cukup besar. Saat itulah Robert memberanikan diri menangkap ular tersebut.

“Saya coba untuk menangkapnya. Tangan saya digigit, dan sempat bergelut,” kata Robert.

Sayangnya, ketika Robert akan melanjutkan ceritanya, pihak keluarga melarang wartawan melanjutkan wawancara. “Sudah dulu ya, abang saya masih kondisi lemas. Jangan diwawancarai dulu,” kata salah seorang anggota keluarga yang menjaga korban.

Belum diketahui pasti bagaimana kisah Robert bisa selamat dari belitan ular piton yang berbahaya itu. Namun ular tersebut kini sudah mati dan diambil warga sekitar.

Sepertinya semua orang mesti menunggu Robert cukup beristirahat, sebelum ia melanjutkan ceritanya bergelut dengan ular besar saudara anaconda ini.

Facebook Comments