Gelar Perkara Kasus Pornografi Firza Husein Dan Rizieq Shihab

Selaluindah.com – Besok, Selasa (06/06/2017) Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menggelar perkara kasus pesan berkonten porno ‘baladacintarizieq’ yang melibatkan tersangka Firza Husein dan Rizieq Shihab yang masih berada di Arab Saudi.

“Untuk Firzanya sendiri, berkasnya diserahkan ke kejaksaan untuk sekarang diteliti apakah memenuhi unsur dan syarat lengkap (P-21) atau belum,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (05/06/2017).

Nantinya, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachamd akan meminta jajaran jaksa peneliti di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI untuk menggelar kasus tersebut. Kejaksaan akan melihat secara menyeluruh terkait kasus ini.

“Akan dipaparkan, diekspose. Jadi Jampidum minta kepada jajaran jaksa peneliti di Kejati DKI untuk mengekspose, menggelar perkara di depan Jampidum. Kita akan melihat secara objektif penanganan kasus itu. Ya (gelar perkara Selasa) besok, betul,” sebutnya.

Sementara itu, untuk Rizieq Syihab sendiri, Kejagung baru nenerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Untuk Rizieq, yang ditangani Polda Metro Jaya mengenai pornografi, kita baru menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan, SPDP. Menjadi kewajiban dari penyidik untuk menyampaikan kepada JPU,” ucap Prasetyo.

Sebelumya dalam rapat dengan Komisi III, Noor menjelaskan perihal penanganan kasus pornografi untuk tersangka Firza Husein. “Tersangka Firza pasal sangkaannya pornografi dan tahap penanganannya dalam penyidikan berkas perkara. Selasa akan ditentukan sikap apakah dikembalikan dengan petunjuk atau lengkap P-21,” sebut Noor.

Firza menjadi tersangka kasus dugaan pornografi dalam situs baladacintarizieq. Polisi meyakini Firza sebagai sosok yang terlibat dalam chat dan gambar vulgar yang ada di situs tersebut.

Firza membantah terlibat dalam chat itu. Dia menuding kasus itu sebagai rekayasa.

Polisi tidak melakukan penahanan terhadap Firza Husein. Hal ini dilakukan atas pertimbangan dan subjektivitas penyidik dan salah satunya adalah alasan mengenai kesehatan.

“Tersangka Firza tidak ditahan, alasan subjektivitas penyidik, alasan kesehatan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Rabu (17/5).

Facebook Comments