FAKTA RAMBUT KEMALUAN. KENAPA KERITING DAN BERAPA PANJANG MAKSIMALNYA!

FAKTA RAMBUT KEMALUAN. KENAPA KERITING DAN BERAPA PANJANG MAKSIMALNYA!

Selaluindah.com – Jakarta – Bicara soal tubuh manusia maka tidak lepas dari bulu-bulu halus dan rambut. Salah satunya pubik atau rambut kemaluan. Kebersihan rambut kemaluan sendiri sudah menjadi perhatian sejak lama, karena itu membahas soal pubik tentunya sudah bukan hal yang seharusnya tabu lagi.

Rambut kemaluan juga punya banyak keunikan dan fakta menarik di baliknya, termasuk alasan bentuknya yang keriting atau cara perawatannya (perlu disampoin juga enggak ya?). Berikut ini dikutip dari Men’s Health, fakta-fakta menarik seputar rambut kemaluan.

1. Asal usul rambut kemaluan

Andrew Thompson, penulis dari ‘What Did We Use Before Toilet Paper? 200 Curious Questions and Intriguing Answers’ menuturkan bahwa sejumlah antropolog menjelaskan peranan rambut kemaluan dengan cara kuno untuk ‘mengesankan’ atau guna menghalangi pria lain yang tengah ‘berkompetisi’ dengannya.

“Sama dengan bulu singa,” kata Thompson.

Robin Weiss, seorang Profesor Onkologi Viral di University College London, mengusulkan teori berbasis hewan lain yang menarik dalam edisi 2010 Journal of Biology. Menurut Weiss, tekstur kasar dan kasar dari rambut pubik kita secara evolusi mirip dengan gorila.

2. Mengapa rambut kemaluan keriting?

Marc Glashofer, seorang dokter kulit dan rekan dari American Academy of Dermatology, mengklaim bahwa tekstur rambut kemaluan cenderung lebih tebal dan lebih kasar daripada rambut di seluruh tubuh kita karena asal-usulnya sebagai ‘penahan gesekan’.

“Ini mencegah gesekan selama hubungan seksual yang dapat menyebabkan abrasi kulit dan ruam,” ujarnya.

“Lebih penting lagi, rambut kemaluan berfungsi sebagai perlindungan terhadap bakteri dan patogen lainnya.”

Sedangkan menurut Brian Steixner, MD, Direktur Institute of Men’s Health di Jersey Urology Group, Atlantic City, berpendapat itu karena rambut yang keriting melakukan pekerjaan lebih baik dalam menjebak feromon yang disekresikan dari kelenjar keringat di sekitar area selangkangan.

3. Perlukah memberikan sampo pada rambut kemaluan?

‘Keramas’ untuk rambut kemaluan tidak diperlukan, jelas Ricardo Mejia, MD, dokter kulit dari Jupiter, Florida. Sedikit sabun dan air sebenarnya sudah lebih dari cukup.

“Sampo sekarang digunakan untuk memaksimalkan volume di rambut, untuk memberikan kilau yang sangat baik,” katanya. Jadi butuh sampo atau tidak, jawabannya? Tidak, tidak perlu.

4. Berapa panjang biasanya rambut kemaluan?

Kebanyakan rambut pubik tumbuh antara setengah inci dan 1,5 inci atau setara dengan 1.27-3.81 cm menurut Steixner. Tapi tentu saja bisa bervariasi karena beberapa faktor.

“Setiap folikel rambut di tubuh kita secara genetik diprogram untuk memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda yang mempengaruhi panjang rambut… Rambut dari daerah kemaluan telah diprogram secara biologis untuk tumbuh hanya sampai beberapa panjang tertentu,” ujar Glashofer.

Facebook Comments