Cemburu Buta, Suami Aniaya Istri Hingga Pingsan Gara-Gara Bekas Luka Gigitan Di Paha

Cemburu Buta, Suami Aniaya Istri Hingga Pingsan Gara-Gara Bekas Luka Gigitan Di Paha

Selaluindah.com – Jember – Biduk rumah tangga yang dibangun Sunan (45) bersama istri sirinya, Suhaimi (35), hanya bertahan tiga bulan. Dipicu rasa cemburu, Sunan memulangkan Suhaimi ke rumah orang tuanya di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember, Jawa Timur.

Bukan hanya itu, Sunan akhirnya juga harus mendekam dalam sel tahanan karena belakangan melakukan penganiayaan terhadap Suhaimi. Semua itu gara-gara Sunan menemukan luka bekas gigitan di paha Suhaimi.

“Penganiayaannya terjadi 11 Desember 2017. Tersangka kami tangkap kemarin,” kata Kapolsek Pakusari AKP Yuliati Suviani, Rabu (07/02/2018).

Menurut Yuliati, Sunan dan Suhaimi termasuk pasangan pengantin baru. Mereka berumah tangga baru tiga bulan. Setelah menikah secara siri, Suhaimi tinggal di rumah Sunan di Dusun Calok, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Seminggu sebelum terjadi penganiayaan, pasangan ini bertengkar hebat. Gara-garanya tersangka mendapati luka bekas gigitan di paha kanan korban,” terang Yuliati.

Buntutnya, Sunan memulangkan Suhaimi ke rumah orangtuanya di Pakusari. Mereka pun memutuskan berpisah.

Tersangka Sunan

Seminggu setelah peristiwa itu, Suhaimi ditemukan tergolek pingsan di kamarnya dengan wajah berlumuran darah. Peristiwa ini terjadi malam hari sekitar pukul 23.00 WIB.

“Saat ditemukan di kamarnya, gigi korban tanggal tiga biji dan wajah berlumuran darah. Korban dalam kondisi pingsan. Oleh keluarga, korban kemudian dibawa ke RSD Kalisat,” terang Yuliati.

Oleh pihak keluarga, peristiwa ini juga dilaporkan ke polisi. “Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Beberapa saksi juga kami mintai keterangan,” kata Yuliati.

Hasilnya, pelaku penganiayaan mengarah ke Sunan. Polisi pun akhirnya menangkap pria itu.

“Awalnya tersangka menolak dituduh sebagai pelaku penganiayaan. Tapi ketika kami tunjukkan bukti-bukti yang ada, tersangka akhirnya mengakui. Alasannya, cemburu dan sakit hati,” ujar Yuliati.

Sunan kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Pakusari. Pria ini dijerat pasal 351 (1), (2) KUH Pidana.

“Tersangka telah melakukan penganiayaan berat yang membuat korban mengalami luka permanen,” pungkas Yuliati.

Facebook Comments