BACA: Taktik Rahasia Jokowi Hadapi FPI ?

jk

Taktik Rahasia Jokowi?

Bapak presiden kita tak suka banyak berkomentar. Apabila geram tak meledak-ledak seperti Ahok. Jokowi juga tak kerap curhat prihatin seperti bapak mantan. Namun janganlah kira kediaman pak presiden kita bermakna kelemahan. Yang berteriak lantang yaitu anak buah pak Jokowi, tetapi jelas pastinya Jokowi sebagai komando. Yang ada jokowi tak sukai banyak-banyak publikasi tanpa ada hasil yang pasti.

Sudah pasti Jokowi mustahil cuma membiarkan FPI ini memperlebar aksinya kemana saja. Ingat waktu polisi mengawal tindakan FPI waktu sweeping? Jokowi segera memanggil Kapolri untuk memberi arahan. Tak gunakan konferensi pers atau pengumuman besar-besaran, tinggal memberi perintah pada anak buah. Sudah pasti Kapolri berani menindak tegas FPI yang masihlah berani main sweeping, presiden kok bekingnya.

Kondisi yang sekarang ini berlangsung juga kelihatannya ada campur tangan Jokowi. Rasa-rasanya sangat cepat, cuma beberapa bulan mulai sejak FPI ada di atas angin, eh saat ini jadi seperti telah nyaris terbenam. Rizieq Shihab dilaporkan ke polisi, tak ada pihak lain terkecuali FPI yang membelanya. Semua suara cuma pada FPI dan orang-orang yang telah muak.

Ini begitu aneh, kok bisa semua pihak bungkam. Bukankah ada pihak yang kerapkali menyalahkan pemerintah apa pun yang dikerjakannya? Pastinya pihak-pihak ini bakal mensupport FPI cuma untuk memojokkan pemerintah dengan dalih mensupport suara umat Islam. Kok saat ini semua sunyi, cuma Rizieq yang tersisa?

Kita curiga Jokowi mulai ‘melenyapkan’ satu persatu musuh di pemerintahan tanpa ada terekspos media. Beberapa bulan terakhir suara yang menyerang pemerintah semakin sedikit. Seakan-akan ada ‘sesuatu’ yang telah membungkam mereka. Apabila benar, kita bisa salut dengan Jokowi lantaran ini telah merupakan taktik level tinggi, bahkan juga media tak dapat mencium ada udang di balik bakwan.

Bagaimanapun, kita saat ini mesti tetaplah melawan kaum pemecah belah bangsa. Apabila tak melalui kalimat, minimum report serta laporkan account SARA supaya mereka diblokir. Pasti dalam beberapa bulan Indonesia bakal jadi begitu damai sampai media tidak paham ingin memberitakan apa lagi. (17/01/2017)

‘Mulutmu Harimaumu’ , Musibah Bertubi-tubi Menerpa FPI

hb

Akhir-akhir ini nampak bertubi-tubi ‘musibah’ yang menerpa FPI. Rizieq Shihab dilaporkan berulang-kali, serta hebatnya semua berlangsung dalam kurun waktu berdekatan dan semua akibat ucapannya. Apabila Ahok omongannya diedit, tapi Rizieq tidak sama, omongannya tak diedit oleh Buni Yani. Kelihatannya masa FPI mulai selesai.

Tetapi ada yang aneh, cuma berselang beberapa bulan mulai sejak demo yang sukses menaikkan nama FPI dengan kejatuhannya saat ini. Peristiwanya sangat cepat. Adakah udang di balik bakwan?

Takdir Memanglah ‘Sadis’

Di penghujung tahun 2016, FPI seperti memperoleh angin ‘surga’. Demonya yang konon tuturnya diikuti 7 juta orang sukses tempelkan status tersangka pada Ahok. Ditambah fatwa MUI mengenai atribut Natal, FPI mulai menggerakkan sweeping dimana-mana. Untung polisi melindungi supaya FPI ini tak kelewatan, sebagian tindakan sweeping FPI digagalkan. Toh memanglah FPI tak miliki hak sekalipun untuk lakukan sweeping.

Sweeping digagalkan oleh polisi, namun FPI masihlah mempunyai momentum. Mereka senantiasa menghajar siapapun yang mensupport Ahok. Sebutan kafir demikian gampang meluncur dari mulut mereka, walau sebenarnya aksi mereka sangatlah sangat. Pancasila dimaksud pancagila, sampurasun diplesetkan jadi campuracun, wah enak sekali orang yang satu ini mengoceh. FPI seakan-akan telah menang.

Namun, nyatanya takdir mempunyai ‘kejutan’ mengagumkan pada FPI. Sidang Ahok yang semestinya menyerang Ahok jadi menelanjangi sebagian saksi pelapor. Apabila masalah Ahok aneh, saksinya lebih aneh lagi. Fitsa Hats, amnesia, serta penjelajah saat memberi warna sidang masalah Ahok. Serta luarbiasanya, dari semuanya saksi yang telah ada, tak ada yang lihat segera, bahkan juga saya sangsi mereka lihat video komplit. Palingan cuma lihat video punya Buni Yani.

Tidak cuma hingga situ, FPI juga mulai jadi bulan-bulanan di sosial media. Pemakai internet tak akan cuma melihat, namun turut ‘menyerang’ apabila ada hal aneh-aneh yang dikerjakan FPI. Fpi tak akan merajai facebook ataupun twitter, bahkan juga account twitter FPI juga diblokir. Apa tanggapan FPI? Mereka menyerukan menggantikan twitter. Masihkah waras mereka?

Saat ini Rizieq Shihab lah yang paling jadi bulan-bulanan. Tak ada lagi yang vokal mensupport Rizieq, semuanya seakan-akan diam. Jadi si Rizieq ini dilaporkan sana sini. Perkataan yang telah keluar dari mulutnya datang kembali untuk mengigitnya. Masalah penghinaan Pancasila tengah jalan, belum beberapa masalah yang lain yang dikarenakan kata-katanya yang telah banyak mengejek. Sangatlah susah untuk lolos dari jeratan hukum orang yang satu ini.

Soal Palu Arit , Sri Mulyani dan BI Akan Membuat Habib Rizieq Hidup Di Penjara! Setujukah??

uang

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani menyikapi singkat gagasan pelaporan dianya ke Mabes Polisi oleh Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Gagasan pelaporan itu berkaitan logo serupa palu arit pada cetakan duit baru.
” Kami bakal koordinasi dengan Bank Indonesia, ” tutur perempuan yang sering disapa Ani itu selesai menghadiri acara Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Terkecuali Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo bakal turut dilaporkan ke Mabes Polri karena dinilai pihak yang bertanggungjawab lantaran ikut membubuhkan sinyal tangan pada duit baru itu. Bahkan juga, Rizieq Shihab juga merencanakan melaporkan Perusahaan Umum Percetakan Duit Republik Indonesia (Peruri) serta desainer logo duit baru NKRI itu.
Rizieq terasa gelisah dengan hologram simbol BI di duit NKRI yang dikira serupa lambang palu arit yang jadi lambang PKI.

Walau sudah ada keterangan dari pihak BI, Rizieq menilainya memerlukan permintaan maaf dengan cara nasional.
” Meskipun ini khilaf, tak berniat, namun ini telah berlangsung. Harusnya, ada permintaan maaf dengan cara nasional. Silahkan mohon maaf pada bangsa ini serta memiliki komitmen tak mencetaknya lagi, ” papar Rizieq di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2017) lantas.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengakui tak tahu kenapa logo Bank Indonesia (BI) yang ada di duit NKRI baru dipermasalahkan oleh pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shibab.
” Tidak tahu (mengapa), bertanya saja FPI, ” tutur Darmin.

Terlebih dulu, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyebutkan, logo Bank Indonesia di pecahan duit rupiah bukanlah adalah gambar palu arit seperti yang dinyatakan pejabat Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
Iriawan menyampaikan, saat ini pihaknya lakukan gelar perkara untuk memastikan apakah Rizieq dapat jadikan tersangka.
” Walau sebenarnya, BI telah mengemukakan ada system baru pengamanan hologram di duit baru, namanya rectoverso, jadi dua mata segi itu tidak sama, namun jika diterawang ada simbol BI, ” kata Iriawan.
Walau hal semacam itu tak viral, polisi sekian kali mendengar pernyataan Rizieq masalah duit bergambar palu arit itu.
Sesudah dilaporkan dua pihak ke Mapolda Metro Jaya, polisi saat ini bakal mengecek saksi, pakar, serta Rizieq.
” Kami gunakan Pasal 28 ayat (1) UU ITE, itu ujaran kebencian serta kebohongan, namun kelak kami lengkapi bukti itu, ” kata Iriawan.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo juga seirama dengan Kapolda. Ia menyebutkan kalau duit rupiah tak berisi lambang terlarang palu serta arit.
” Gambar itu adalah gambar sama-sama isi (rectoverso), yang disebut sisi dari unsur pengaman duit rupiah. Unsur pengaman dalam duit rupiah mempunyai tujuan supaya orang-orang gampang mengetahui tanda-tanda keaslian duit, sekalian hindari pemalsuan, ” tutur Agus.
Agus menerangkan, gambar rectoverso diciptakan dengan tehnik spesial. Hingga, gambar terpecah jadi dunia sisi, yaitu di segi depan serta belakang lembar duit.
Rectoverso umum dipakai sebagai satu diantara unsur pengaman beragam mata duit dunia, mengingat rectoverso susah di buat serta membutuhkan alat bikin spesial.

Meme Lucu Debat Pilkada 2017

mm

SelaluIndah.com – Debat Pilgub kemarin meninggalkan banyak kenangan yang lucu juga ternyata. Jawaban dari setiap paslon menjadi suatu penilaian bagi masyarakat yang melihatnya. Dari jawaban yang diberikan semoga warga tidak salah dalam memilih nantinya. Jawaban dari setiap paslon pun menjadi pembicaraan yang ramai bagi semua netizen, hingga akhirnya keluar meme dari debat pilgub kemarin. Berikut meme lucu dari kenangan debat yang dibuat oleh netizen:

mm1

mm2

mm3

mm4

Save

Sering Tidak Hadir Moderator Hampir Melupakan Agus-Silvi Dalam Debat Pilgub

20161201_045735_cakranews_ahy-sby-copy-678x381

Tanggal 13 Januari 2017, untuk pertama kalinya KPU DKI mengadakan Debat untuk 3 pasangan Cagub yang diadakan di Hotel Bidakara, Pancora, Jakarta Selatan. Serta untuk pertama kalinya juga pasangan Cagub nomer 1, AHY-SILVI hadir dalam debat serta di 1 panggung ada pasangan calon Gubernur.

Waktu debat dimulai, Paslon nomer 1 memiliki kesempatan menjawab pertanyaan, lantas di susul oleh paslon nomer 2 serta ke-3. Jawaban yang cukup tegas serta mengebu-gebu dilontarkan oleh Agus waktu menjawab pertanyaan pertama dari moderator. Lantas disusul oleh Ahok yang menjawab pertanyyan dengan cukup enjoy serta memiliki pengalaman, sesudah Ahok, giliran Anies menjawab pertanyaan yang sama juga dengan sedikit tegas. Pertanyaan pertama sukses dilalui oleh ke-3 paslon dengan cukup baik.

Walau demikian saat masuk ke pertanyaan ke-2, tak tahu sangat semangat atau tak sabar, waktu sang moderator tengah membacakan pertanyaan ke-2, Agus telah sempat beridiri untuk maju serta telah siap untuk menjawab pertanyaan dari moderator, walau demikian pertanyaan ke-2 bakal dijawab oleh paslon dengan tak teratur, paslon yang menjawab pertanyaan ke-2 yaitu wacagub Djarot lantas wacagub Sandiaga Uno. Sesudah ke-2 paslon usai menjawab pertanyaan ke-2, semestinya palson nomer 1 yang perlu menjawab. Tetapi tak tahu, moderator waktu itu tengah memikirkan apa, serta moderator juga nyaris melupakan paslon 1 untuk menjawab pertanyaan ke-2 itu.

Saat ke-2 paslon Djarot serta Uno usai, sang moderator segera meneruskan ke pertanyaan ketiga saat paslon no 1 belum di beri peluang untuk menjawab. Tetapi moderator terdiam sebentar lantas memberi peluang ke paslon no urut 1 untuk menjawab. Apakah moderator memikirkan waktu di atas panggung cuma ada 2 paslon yang ada? karena palon no urut 1 telah 2 x melewatkan debat yang di gelar oleh statsiun TV??