Biduan di Langkat Ditemukan Tewas Dengan Mulut di Lakban. Pembunuhnya Pacar Sendiri

Biduan di Langkat Ditemukan Tewas Dengan Mulut di Lakban. Pembunuhnya Pacar Sendiri

Selaluindah.com – Langkat – Mayat seorang perempuan dalam kondisi mulutnya dilakban ditemukan Minggu (7/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasus penemuan mayat di Dusun Telaga Jernih, Secanggang, Langkat, Sumatera Utara itu viral di media sosial.

Satu di antaranya diunggah akun Facebook Peter, Senin (8/10/2018).

Korban diketahui berinisial IS (30), warga Dusun Hulu Dalam, Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi telah menangkap pelaku berinisial MJ (23), warga Dusun VII Pasiran, Desa Karang Gading.

Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, pelaku mengaku melakukan pembunuhan seorang diri.

Pelaku juga telah menyiapkan lakban dari rumahnya.

Peter juga mengunggah beberapa foto kondisi korban yang mengenaskan saat ditemukan tak bernyawa.

Sementara itu, melansir Tribun-Medan.com, MJ merupakan kekasih korban.

Pelaku ditangkap tak lebih dari 12 jam usai korban ditemukan.

MJ mengaku menghabisi korban Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 20.00 WIB dengan cara mencekik korban dan melakban mulutnya hingga kehabisan napas.

IS semasa hidup diketahui merupakan biduan keyboard dari kampung ke kampung.

Pelaku diduga nekat menghabisi korban karena persoalan asmara.

Selain itu, pelaku juga membawa kabur uang korban sejumlah Rp1.850.000 usai melakukan pembunuhan.

“Pembunuhan ini telah direncanakan. Hasil pemeriksaan pembunuhnya adalah pacar korban. Ada hubungan asmara dan motifnya juga untuk menguasai uang korban,” kata Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Juriadi dikutip dari TribunMedan.com.

Kasubag Humas Polres Langkat AKP Arnold mengatakan, dari tangan tersangka, polisi telah menyita barang bukti berupa, satu unit jam tangan, satu unit HP Samsung, satu baju, dan satu unit HP korban, serta satu unit sepeda motor.

Pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Langkat.

Polisi masih mendalami kronologi dan motif lain dalam kasus pembunuhan tersebut.

Facebook Comments