9 Tahun Dokter Tidur Dengan Mayat Pasiennya. Spermanya Dikeluarkan Disini

Selaluindah.com – Cinta dan obsesi sepertinya tumbuh pada hati seorang dokter yang bernama Carl Tanzler Von Cosel, yang merupakan ahli mikrobiologi dan bakteriologi di sebuah Rumah Sakit Marinir Amerika Serikat di Key West, Florida.

Ia merupakan ahli radiologi yang cukup terkenal saat itu.

Dilahirkan di Dresden, Jerman Carl Tanzler tumbuh menjadi anak yang cukup cerdas dan bisa diandalkan dengan banyak kemampuan. Bahkan ketika perang dunia 1, Carl turut membantu dengan ditempatkan di camp konsentrasi dengan banyak perwira yang bertugas di India dan China.

Setelah perang, ia kembali ke Jerman di mana ia tinggal dengan ibunya selama tiga tahun.

Ia mulai membuka praktek dokter dengan ilmu yang ia miliki saat bekerja di rumah sakit dan saat perang. Ditahun 1920 ia menikah dan memiliki dua anak perempuan, tapi sayang anaknya yang lebih muda meninggal diusia 10 tahun.

Kemudian ia pindah ke Havana, Kuba dan ia mulai masuk ke Amerika. Di rumah sakit Kuba, awal kisah Carl sesungguhnya dimulai. Ia merawat seorang wanita cantik bernama Elena Milagro Helen yang begitu cantik bagi Carl dan ia mulai jatuh cinta dan terobsesi dengan wanita tersebut.

Foto : Helen Semasa Hidup

Carl begitu ingin Helen sembuh, hingga ia melakukan apa saja untuk menyelamatkan hidupnya. Namun sayang, cintanya tak bersambut karena penyakit TB, Helen akhirnya meninggal. Sementara Carl yang begitu terobsesi tak mampu kehilangan Helen.

Secara hukum Helen menikah dengan seorang pria, tapi sayangnya pria itu meninggalkan Helen begitu saja karena keguguran.

Karena itu, ketika ia meninggal Carl meminta izin dengan keluarga untuk mengurus jenazahnya. Ia memakamkannya di Key West.

Anehnya, setiap hari Carl mendatangi makam tersebut setiap malam. Puncaknya ditahun 1993 ia memindahkan jasad Helen ke rumahnya, ia mengatakan jika Helen seolah bicara dan memintanya membawa jasadnya ke rumah.

Jasad Helen di berdirikan dengan kawat. Kulit Helen yang membusuk itu digantikan oleh kain sutra yang direndam dengan wax. Kulit kepala dan rambut yang hancur digantikan oleh wig.

Tanzler mengisi isi perut dan dada dengan kain bekas sehingga tubuh Helen tak berubah. Lalu memakaikan baju dan sarung tangan. Dengan banyak perhiasan ia lalu menyimpan jasad wanita cantik itu di kasurnya selama 9 tahun. Karena itu, setiap hari ia memberikan berliter-liter parfum, disinfektan dan pengawet untuk menyamarkan bau busuk.

Foto : Mayat Helen Yang Di Simpan Carl

Tepatnya di tahun 1940, banyak rumor tentang hal gila yang dilakukan Carl. Hingga akhirnya keluarga Helen datang dan menemukan jasad saudaranya ada di kamar Carl.

Carl lalu ditangkap dan diperiksa polisi setempat karena dianggap bermasalah. Ketika jasad Helen diperiksa, ditemukan selang karton di vagina mayat Helen. Diduga, Tanzer berhubungan badan dengan jenazah itu.

Carl menghabiskan sisa hidupnya sendirian bersama foto-foto Helen. Ia meninggal tahun 1952.

Ini Videonya :

Facebook Comments